Social Distancing terhadap Covid-19, Ini Komentar Prof. Sukri

oleh -1.513 views

Jumlah kasus Covid-19 secara global terus meningkat. Diperkirakan jumlah kasus sudah mencapai 255.201 dengan kematian sekitar 10.451 kasus per 20 Maret 2020. Pola peningkatan kasus ini juga terjadi di Indonesia. Sejak diumumkan pertama kali kasus ini di Indonesia, saat ini jumlah kasus sudah mencapai 369 kasus dengan case fatality rate yang cukup tinggi yaitu dimana jumlah angka yang meninggal lebih tinggi daripada yang sembuh. Untuk menanggulangi hal tersebut, dalam catatan WHO mengatakan bahwa setiap bulan, responden kesehatan pada garis depan di seluruh dunia membutuhkan persediaan berbagai alat proteksi diri misalnya 89 juta masker, 30 juta gaun, 76 juta sarung tangan dan sebagainya untuk melindungi diri mereka sendiri dan lainnya dari kehancuran penyakit ini. Tentu kebutuhan ini dibutuhkan terutama bagi mereka yang bekerja pada kelompok beresiko. Namun menurut WHO, cara paling efektif ketika situasi seperti ini adalah menjaga jarak (social distancing). Hindari bepergian jika Anda demam atau batuk, dan jika Anda sakit saat dalam penerbangan, segera beri tahu kru. Begitu Anda tiba di tujuan, hubungi ahli kesehatan dan beri tahu mereka di mana Anda pernah; Jika Anda merasa tidak sehat, tinggal di rumah dan hubungi dokter atau profesional kesehatan setempat; Jika Anda sakit, tinggal di rumah, dan makan dan tidur secara terpisah dari keluarga Anda, gunakan peralatan makan yang berbeda untuk makan.

BACA JUGA:  PERSAKMI Sulsel Hadirkan Dosen University of Derby UK Dalam Diskusi Pandemi Covid-19