PD IBI DAN AIPKIND PROVINSI SULAWESI SELATAN KERJASAMA DENGAN FKM UNHAS TENTANG PEMBUKAAN PENDIRIAN PROGRAM STUDI SI KEBIDANAN DAN PROFESI

oleh -168 views

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ProvinsiSulawesi Selatan, Suriani B, SKM.,M.Sc, dan Dr. Nurjaqin, Dipl.Mid, SKM, M.Kes. sebagai Koordinator Wilayah Asosiasi Pendidikan Kebidanan  Indonesia Sulawesi Selatan & Barat (AIPKIND) melakukan penandatanganan kerjasama secara bersamaan dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang berlangsung di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Selasa, 20 Oktober 2020.

Menurut ibu Suriani yang didampingi oleh beberapa staf mengatakan bahwa IBI bermaksud untuk membangun kerjasama dengan FKM Unhas untuk Pembukaan Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi karena kami melihat bahwa sebagai alumni tahu betul bagaimana kiprahnya dan kemajuan yang dimiliki oleh FKM Unhas. Ada banyak kesamaan yang dimiliki antara keilmuan kebidanan dengan keilmuan kesehatan masyarakat yaitu bahwa target group masyarakatnya adalah orang sehat, bukan orang sakit. Untuk menanggulangi angka kematian ibu dan bayi dan masalah stunting di Indonesia harus diselesaikan di hulu penyebab masalah kesehatan bukan di hilir. Bidan juga sering ditempatkan didesa sebagai pelayan masyarakat. Ketua AIPKIND, ibu Dr. Nurjaqin, SKM menambahkan bahwa tentu dari asosiasi sangat mendukung dan ini merupakan langkah maju untuk pengembangan alumni dan pendidikan profesi. Lebih lanjut dikatakan bahwa tujuan kerjasama ini adalah menciptakan rasa tanggungjawab bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian kerjasama ini, mengetahui dengan jelas batas hak dan kewajiban kedua belah pihak, mengadakanhubungan kelembagaan dan kekeluargaan antara kedua belahpihak meningkatkan kualitas tenaga bidan dan pelayanan kebidanan bagi masyarakat, dan sebagai acuan dalampenetapan dan kesepakatan lebih lanjut yang timbul kemudiandalam hal yang diperlukan.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Dr. Aminuddin Syam, SKM., M.Kes., M.Med.,Ed. Menyambut baik tawaran tersebut. Beliau menyampaikan bahwa FKM Unhas memiliki banyak pengalaman kerjasama dengan institusi dan perguruan tinggi lain baik S2 maupun S3. Kerjasama ini harus dibangun secara simbiosis mutualisme saling menguntungkan. Dari sisi konten tentu ibu bidan yang lebih banyak paham tapi kami dari kesehatan masyarakat bisa memberikan penguatan tentang bidan kesehatan masyarakat sehingga inilah yang menjadi pembeda antara alumni kebidanan pada institusi yang lain dengan kebidanan kesehatan masyarakat. Mereka harus dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan menurunkan Angka Kematian Ibu dan Anak. Bidan harus ditempatkan di desa-desa, sama seperti halnya dengan para Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). Mereka semua perlu dibekali ilmu kesehatan masyarakat yang komprehensif sehingga bidan dapat memahami apa yang merupakan kebutuhan masyarakat dalam penanganan kesehatan ibu dan anak, tutupnya.

BACA JUGA:  PPSDM Kementerian Kesehatan RI Resmi Infokan S2 Double Degree FKM UNHAS dengan Griffith University Australia