Persakmi Sulsel adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyelenggara Kota sehat di Indonesia melalui Daring

oleh -45 views

Masa pandemic covid 19 bukan menjadi halangan bagi setiap orang untuk tetap meniti ilmu untuk menambah wawasan dan juga pengalaman. Persakmi Sulawesi selatan kembali memfasilitasi para penyelenggara kabupaten/kota sehat  di Indonesia yang diselenggarakan secara daring mulai pada tanggal 30 Oktober – 01 November 2020.

Antusias peserta pelatihan terlihat diikuti oleh 25 orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pelatihan yang dibuka langsung oleh Ketua Pengda Persakmi Sulawesi Selatan Prof. Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., MSc.PH., Ph.D, dalam pembukaanya beliau menyampaikan “pelatihan peningkatan kapasitas penyelenggara kota sehat dilakukan untuk mewadahi para penyelenggara KKS disetiap daerah untuk bisa belajar dan menarik pengalaman mengenai penyelenggaraan kabupaten/kota sehat, kami harapkan pelatihan ini peserta bisa bertukan pengalaman juga mengenai masalah atau kendala-kendala dalam penyelenggaraan di daerah” tuturnya.

Pelatihan peningkatan kapasitas penyelenggara Kabupaten/kota sehat ini juga diisi oleh beberapa materi yang telah disiapkan sebagai bahan diskusi dalam pelatihan yang juga bawakan  oleh beberapa akademisi maupun praktisi dalam penyelenggaraan kabupaten kota sehat seperti dr. Imran Agus Nurali Sp.KO (direktur Kesehatan lingkungan Kemenkes), Prof. Dr. Muhammad Syafar, Ms (Guru Besar Promosi Kesehatan FKM Unhas), Prof. Anwar Mallongi, SKM. M.Sc, Ph.D (Guru Besar Kesehatan Lingkungan FKM Unhas), Saharuddin Ridwan (Ketua Umum ASOBSI), Muh. Arsyad Rahman, SKM., M.Kes (Akademisi FKM Unhas), Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes, MSc.PH., Ph.D (Guru besar Healty Cities FKM Unhas), Muslim Rasyid (Koordinator KKS Provinsi Sulawesi Selatan), Dr. Atjo Wahyu, SKM.,M.Kes (Akademisi FKM Unhas).

BACA JUGA:  Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

Kegiatan pelatihan yang berlangsung tiga hari ini ditutup oleh Dr. Aminuddin Syam , SKM., M.Kes., M.Med.Ed Dewan Etik Persakmi yang juga Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas. Pada penutupan Dr. Aminuddin Syam , SKM., M.Kes., M.Med.Ed memberikan harapan bahwa “Semoga nantinya setiap peserta Bpk/ibu yang mewakili dari masing-masing daerah dapat kembali ke daerahnya untuk berinovasi dan mengembangkan konsep KKS sesuai dengan ciri khas daerah masing” tuturnya.