Mahasiswa FKM Unhas Antusias Ikuti International Pertamina SPACE UP 3.0 Webinar

oleh -56 views

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin sangat antusias mengikuti berbagai event nasional maupun internasional. Satu kegiatan yang dilakukan oleh UKM Scientific Research & Writing Club ” Heuri Cosmos” UP tentang Space UP 2021 “๐—Ÿ๐—ถ๐˜ƒ๐—ถ๐—ป๐—ด ๐˜„๐—ถ๐˜๐—ต ๐—–๐—ผ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฑ-๐Ÿญ๐Ÿต ๐—œ๐—ป ๐—ก๐—ฒ๐˜„ ๐—ก๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐—น ๐—˜๐—ฟ๐—ฎ ” diikuti oleh ratusan mahasiswa FKM Unhas dari berbagai angkatan, Kegiatan yang didukung oleh Pertamina dan beberapa media pasrtener misalnya Pijar, Kawan Kampus, Sunday, InfoSeminar dan sebagainya ini dilakukan pada hari Kamis tanggal 21 Januari 2021.

Hadir dan dijadualkan sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut diantaranya Agus Mashud S. Asngari, President Director of Pertamina Fondation; Budi W. Soejipto, PhD, Vice Rector for Development Research and Corporate of Pertamina University, Dr. Nurfransa Wira Sakti Assistant ย of Minister for Tax Supervisory, dan Dr. Siwage Dharma Negara, lecturer of ISEAS โ€“ Yusof Ishak Institute Singapore.

Mahasiswa FKM Unhas sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Chintia Seftiani angkatan 2020 mengatakan bahwa saya setelah mengikuti seminar dengan tema living with covid 19 in new normal era yaitu saya baru benar-benar menyadari ternyata banyak sekali dampak-dampak yang diakibatkan oleh Covid 19 terutama dalam bidang ekonomi dan teknologi. Pengaruh Covid 19 ini membawa dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan masyarakat. Ada beberapa pelajaran yang dapat diambil selama masa pandemi ini di antaranya yaitu Krisis Covid 19 telah meningkatkan trend sosial, ekonomi dan teknologi yang sangat berdampak besar bagi masyarakat, Covid 19 telah mengakibatkan terjadinya kesenjangan sosial yang semakin lebar, adanya Covid 19 mengajarkan untuk kita sebagai generasi muda lebih mempersiapkan keterampilan-keterampilan yang lebih luas untuk bisa menghadapi tantangan-tantangan kedepannya yang diprediksi lebih besar dari tantangan saat ini. Utami Pradana Putri mengatakan bahwa dari webinar tersebut yang dapat saya tangkap dari beberapa persentasi yang diberikan adalah tentang bagaimana Pertamina menjalankan sistemnya di era pandemic, bagaimana perkembangan produksi oleh Pertamina di era pandemi, serta bagaimana menjadi seseorang yang produktif dan kreatif di era pandemic ini. Sejak adanya pandemi covid ini pergerakan kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari menjadi terbatas dengan mengharuskan kita untuk berdiam diri di rumah terus. Mengingat bahwa vaksin covid yang sedang berkembang ini masih belum terealisasikan secara merata di wilayah Indonesia masih membuat kita harus waspada dan hati-hati serta menerapkan protokol kesehatan. Lebih lanjut Ni’matul Mar’a mengatakan bahwa kesan saya mengikuti Webinar Internasional Pertamina Space Up 3.0 dengan tema “Living with Covid-19 in new normal era” sangat memotivasi dan bermanfaat, banyak ilmu yang didapatkan dan semoga saya bisa mengaplikasikannya. Sedangkan untuk pesan yang saya dapat sangat banyak, salah satunya adalah menjadi hero di pandemi Covid-19 ini yaitu hero bagi diri sendiri dan orang lain. Hero diberi kepanjangan berupa hope, efficacy, resilience dan optimis. Kita harus percaya bisa melewati semua nya, dengan merevisi goals kita dan mencari jalan lain untuk mencapai goals itu,walaupun keadaan pandemi yang terjadi saat ini. Selain itu , Pertamina Foundation memberi ruang, dimana kita bisa memberi ide proposal mengenai covid 19 dan jika diterima, kita dapat berkolaborasi dengan Pertamina Foundation. Dan pada webinar dijelaskan juga bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi pemuda menjadi lebih kreatif dan adaptif dalam menghadapi masalah yang terjadi.

BACA JUGA:  FKM UNHAS Kembali menggelar Webinar International on COVID-19 Webinar COVID-19 Series-2, FKM UNHAS mengundang pemateri dari Australia

Mahasiswa FKM Unhas lainnya yang juga hadir misalnya Faliani Chandra Tjiang. Dia berkomentar bahwa yang pastinya setelah mengikuti kegiatan seminar ini saya tentunya memperoleh banyak ilmu yang sangat bermanfaat untuk diri saya sebagai mahasiswa dan juga menambah pengalaman tersendiri bagi saya selama kuliah. Pada penjelasan pertamina foundation ini. Dijelaskan bahwa dalam pandemi covid -19 ini tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi pemuda. Nah untuk menghadapi covid 19 ini pemuda harus terlibat dalam sosial project, menuangkan ide-ide yang dimiliki dalam bentuk proposal, gunakan passion menjadi sebuah project. Kolaborasi dan partnership sangat penting dalam sebuah project, dimana mereka bisa membantu dalam kesuksesan suatu project. Kita sebagai generasi muda tentunya harusnya mempersiapkan diri kita dalam menghadapi kehidupan new normal era ditengah pandemi covid-19 ini tentunya. Selain mempersiapkan diri, kita sebagai pemuda juga diharapkan menjadi Hero untuk orang lain dengan cara memberikan harapan, memungkinkan orang lain memobilisasi motivasi dan sumber daya untuk melaksanakan tindakan yang diperlukan, memungkinkan orang-orang untuk bangkit dan menghadapi tantangan serta mendorong orang lain melihat sisi positif dari setiap peristiwa yang terjadi. Bertha Dwilia pemilik NIM K011201135 mengatakan bahwa dari kegiatan webinar ini tentunya saya pribadi mendapatkan banyak informasi, pengetahuan dari beberapa narasumber atau pembicara dalam webinar ini. Terutama mengenai covid-19, dimana para generasi muda diharapkan dapat menjadi lebih kreatif, inovatif serta mengembangkan ide-ide yang dimiliki. Selain itu, covid-19 begitu banyak memberi dampak bagi kehidupan masyarakat, apalagi vaksin sinovac yang sampai saat ini masih terus diupayakan agar pendistribusiannya merata di seluruh tanah air.

BACA JUGA:  Tim Peneliti FKM Unhas Susun Indikator Lorong Sehat

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Kes., MSc.PH, PhD yang dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dari grup mahasiswa yang beredar lebih 100 mahasiswa FKM Unhas yang terlibat dalam kegiatan ini. Wakil Dekan FKM Unhas itu juga mengapresiasi kepada panitia penyelenggara atas kesuksesan acara tersebut. Dari informasi peserta yang mengikuti kegaiatn ini, terdapat sekitar 500 peserta yang ikut via zoom dan lebih 1000 yang ikut via youtube. Sukses buat panitia, tutupnya.